Masuk 10 Besar, Pemkab Madiun Kirim Duta Wisata Untuk Berlaga Ditingkat Jatim
Madiun - Pemilihan Kakang Nimas tingkat
Kabupaten Madiun yang dilakukan oleh Paguyuban Alumni Kakang Nimas tanggal 24
Desember lalu berjalan dengan baik. Saat melakukan seleksi, Bagus Haria Hadi
terpilih menjadi Kangmas dan Rizki Dwi Antari terpilih menjadi Nimas yang
berhak mewakili Kabupaten Madiun maju ketingkat Provinsi Jawa Timur dalam ajang
pencarian bakat generasi muda Raka Raki Jawa Timur Tahun 2017.
Saat ditemui, Agus Widodo, Kasi SDM dan
Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Madiun
menjelaskan setelah sekian lama mengikuti ajang pemilihan Raka Raki yang
diadakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur, baru kali ini wakil
dari Pemerintah Kabupaten Madiun masuk dan menembus 10 besar tingkat Jawa
Timur. Hal ini tidak lepas dari komunikasi yang baik antara Dinas Pariwisata,
Pemuda dan Olahraga dengan instansi lain dan pihak paguyuban alumni Kangmas
Nimas Kabupaten Madiun.
"Kita selalu berkomunikasi dengan
paguyuban, mereka anak-anak muda yang punya kepedulian yang tinggi. Semoga bisa
menjadi berkah bagi Kabupaten Madiun," ujar Agus Widodo.
Lebih lanjut dijelaskan, tujuan mengikuti
ajang pencarian bakat bagi generasi muda Raka Raki ini juga untuk mengenalkan
destinasi wisata yang ada di wilayah Kabupaten Madiun sehingga bisa menarik
wisatawan lokal maupun dari manca negara agar datang ke Kabupaten Madiun.
Secara teknis, sebelum berangkat ke Surabaya,
wakil dari Kabupaten Madiun mendapat pembekalan materi dari Dinas Pariwisata,
Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendidikan dan koreografi. Setelah dirasa cukup,
duta wisata dari Kabupaten Madiun berangkat ke Surabaya untuk bersaing dengan
38 peserta dari Kota maupun Kabupaten se Jawa Timur agar menjadi yang terbaik.
"Materi yang diujikan meliputi uji
talenta, karantina knowledge, karantina skill dan performance dari para
peserta," lanjut Agus.
Ditambahkan, agar bisa tampil maksimal, para
peserta di karantina selama 3 hari mulai tanggal 24-26 Maret 2017 di Hotel Aria
Centra Surabaya. Selanjutnya pada tanggal 27 Maret 2017 dilaksanakan Grand
Final yang dilaksanakan di Grand City Convention Hall, Jalan Walikota Mustajab
Surabaya.
"Pada pertarungan di grand final ini,
Raka wakil dari Kabupaten Madiun tidak bisa lanjut, namun untuk Raki dengan
nomor 18 atas nama Rizki Dwi Antari lolos masuk dalam 10 besar finalis se Jawa
Timur," tegasnya.
Sementara, saat dikonfirmasi diruangannya, Ir.
Andri Sulistyowati, Kabid Pemasaran Pariwisata, Dinas Pariwisata, Pemuda dan
Olahraga Kabupaten Madiun mengatakan bahwa dengan masuknya duta wisata
Kabupaten Madiun ke 10 besar tingkat Jawa Timur ini sudah menjadi kebanggaan
tersendiri karena selama ini wakil dari Kabupaten Madiun belum pernah.
"Kita berharap, tahun depan bisa masuk 5 besar bahkan bisa masuk
final," pungkasnya. (Gg)
Madiun - Pemilihan Kakang Nimas tingkat
Kabupaten Madiun yang dilakukan oleh Paguyuban Alumni Kakang Nimas tanggal 24
Desember lalu berjalan dengan baik. Saat melakukan seleksi, Bagus Haria Hadi
terpilih menjadi Kangmas dan Rizki Dwi Antari terpilih menjadi Nimas yang
berhak mewakili Kabupaten Madiun maju ketingkat Provinsi Jawa Timur dalam ajang
pencarian bakat generasi muda Raka Raki Jawa Timur Tahun 2017.
Saat ditemui, Agus Widodo, Kasi SDM dan
Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Madiun
menjelaskan setelah sekian lama mengikuti ajang pemilihan Raka Raki yang
diadakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur, baru kali ini wakil
dari Pemerintah Kabupaten Madiun masuk dan menembus 10 besar tingkat Jawa
Timur. Hal ini tidak lepas dari komunikasi yang baik antara Dinas Pariwisata,
Pemuda dan Olahraga dengan instansi lain dan pihak paguyuban alumni Kangmas
Nimas Kabupaten Madiun.
"Kita selalu berkomunikasi dengan
paguyuban, mereka anak-anak muda yang punya kepedulian yang tinggi. Semoga bisa
menjadi berkah bagi Kabupaten Madiun," ujar Agus Widodo.
Lebih lanjut dijelaskan, tujuan mengikuti
ajang pencarian bakat bagi generasi muda Raka Raki ini juga untuk mengenalkan
destinasi wisata yang ada di wilayah Kabupaten Madiun sehingga bisa menarik
wisatawan lokal maupun dari manca negara agar datang ke Kabupaten Madiun.
Secara teknis, sebelum berangkat ke Surabaya,
wakil dari Kabupaten Madiun mendapat pembekalan materi dari Dinas Pariwisata,
Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendidikan dan koreografi. Setelah dirasa cukup,
duta wisata dari Kabupaten Madiun berangkat ke Surabaya untuk bersaing dengan
38 peserta dari Kota maupun Kabupaten se Jawa Timur agar menjadi yang terbaik.
"Materi yang diujikan meliputi uji
talenta, karantina knowledge, karantina skill dan performance dari para
peserta," lanjut Agus.
Ditambahkan, agar bisa tampil maksimal, para
peserta di karantina selama 3 hari mulai tanggal 24-26 Maret 2017 di Hotel Aria
Centra Surabaya. Selanjutnya pada tanggal 27 Maret 2017 dilaksanakan Grand
Final yang dilaksanakan di Grand City Convention Hall, Jalan Walikota Mustajab
Surabaya.
"Pada pertarungan di grand final ini,
Raka wakil dari Kabupaten Madiun tidak bisa lanjut, namun untuk Raki dengan
nomor 18 atas nama Rizki Dwi Antari lolos masuk dalam 10 besar finalis se Jawa
Timur," tegasnya.
Sementara, saat dikonfirmasi diruangannya, Ir.
Andri Sulistyowati, Kabid Pemasaran Pariwisata, Dinas Pariwisata, Pemuda dan
Olahraga Kabupaten Madiun mengatakan bahwa dengan masuknya duta wisata
Kabupaten Madiun ke 10 besar tingkat Jawa Timur ini sudah menjadi kebanggaan
tersendiri karena selama ini wakil dari Kabupaten Madiun belum pernah.
"Kita berharap, tahun depan bisa masuk 5 besar bahkan bisa masuk
final," pungkasnya. (Gg)



