Madiun - Salah satu upaya Pemerintah Kabupaten
Madiun untuk meningkatkan perekonomian masyarakat petani kebun yaitu memberikan
bantuan bibit jahe merah yang bisa ditanam dengan sistem vertikultur.
Tehnik ini dianggap mudah karena bisa
menghemat lahan dan air dengan cara menempatkan bibit disebuah wadah yang disusun
secara vertikal. Tehnik ini dianggap bisa menghasilkan panen yang maksimal.
Menurut Ir. Supadi, MM, Kabid Perkebunan,
Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, beberapa waktu lalu, Pemerintah
Kabupaten Madiun melalui Bakti Sosial Terpadu (BST) telah memberikan bantuan
bibit jahe merah untuk Desa Babadan Lor, Kecamatan Balerejo, Desa Geger,
Kecamatan Geger, dan Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu. "Masyarakat dibantu
bibit jahe merah sebanyak 250 polibag untuk dikembangkan," ujarnya.
Setelah berhasil dikembangkan, hasil panen
jahe merah tersebut sebagaian akan dikembangkan lagi sebagai bibit dan yang
sebagian bisa di olah menjadi ekstrak minuman herbal oleh Kelompok Wanita Tani
wilayah masing-masing. "Kalau nanti skala besar bisa bekerjasama dengan
pabrik atau industri besar," lanjut Supadi.
Dijelaskan, usia pemanenan disesuaikan dengan
tujuan produk yang akan dijual. Tanaman jahe merah ini dapat dipanen minimal
pada usia 10 bulan karena diusia ini kandungan air dari jahe merah masih
banyak. "Namun bila untuk obat, jamu maupun minuman instan, usia pemanenan
minimal satu tahun," imbuhnya.
Karena dianggap mempunyai potensi ekonomi yang
bagus dan tidak memerlukan lahan yang luas, penanaman jahe merah ini akan
menjadi primadona. Bukan hanya itu, dalam jangka panjang, banyak industri
maupun pabrik jamu yang membutuhkan jahe dalam skala besar.
Agar penanaman ini berjalan secara kontinue,
Dinas Pertanian dan Perikanan melalui Bidang Perkebunan senantiasa melakukan
penyuluhan dan pendampingan pada masyarakat yang sudah menerima bantuan bibit
jahe merah.
"Diharapkan, apabila sudah panen nanti
bisa membantu perekonomian masyarakat di Kabupaten Madiun sesuai dengan visi
Menuju Masyarakat Kabupaten Madiun Lebis Sejahtera 2018," pungkasnya. (Gg)

Posting Komentar