Madiun – Dalam rangka menyongsong Hari Raya Idul Fitri 1438 H dan
Hari Jadi Kabupaten Madiun yang ke 449 Tahun 2017, Pemerintah Kabupaten
Madiun menggelar Pasar Murah untuk membantu meringankan beban hidup masyarakat.
dilapangan Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Selain itu, Pemerintah
Kabupaten Madiun juga menyelenggarakan Pasar Murah di Desa Randu Alas,
Kecamatan Kare dan di Halaman Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Madiun.
Kegiatan yang sudah menjadi agenda rutin
tahunan ini dibuka langsung oleh Bupati Madiun, H. Muhtarom, dan
dihadiri oleh Anggota Forkopimda, Sekda, Staf Ahli, Asisten Sekda, Kepala
Instansi Vertikal, Pimpinan BUMN/BUMD, Kepala OPD, Ketua TP PKK dan Dharma
Wanita Persatuan Kabupaten Madiun, Camat.
Bupati Madiun H. Muhtarom, menjelaskan, bahwa Pasar
Murah yang digelar pada hari ini adalah merupakan agenda rutin Pemkab. Madiun
setiap menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri. Pasar murah ini
disediakan hanya untuk warga masyarakat Kab. Madiun yang kurang mampu atau
belum beruntung.
Untuk itu teknis penjualannya menggunakan
sistem kupon. Dengan demikian para pembeli diharap antri, tidak berdesakan
karena semua yang sudah memegang kupon akan kebagihan. Semua komuditas yang
disediakan pemerintah yaitu Gula Pasir, Minyak Goreng Kemasan dan Beras harganya
disubsidi rata-rata 30 % dari harga pasar. Untuk itu Bupati Madiun berharap
agar semua komuditas terjual di pasar murah ini tepat sasaran yaitu warga
kurang mampu.
“Ada tiga komoditas yang dijual dipasar murah
ini, selain itu juga ada bahan makanan dan minuman lain yang menjadi produk
UMKM Kabupaten Madiun,” ujarnya.
Perlu diketahui, bahwa pasar murah yang
digelar kali ini menyediakan bahan Sembako berupa 7.000 kg Gula Pasir,
1500 sak @ 5 kg, dan Minyak Goreng kemasan sebanyak 7.000 liter. Harga untuk
gula pasir dijual Rp.9.000,-/Kgsedangkan harga
pasaran mencapai Rp.12.500,-, minyak goreng kemasan dijual Rp.9.000,-
harga pasaran Rp.13.000,-.Sedangkan Beras dijual Rp.5.000,-/Kg sedangkan harga
dipasaran Rp.8.500,-/Kg.
Selain
komoditas tersebut diatas, panitia juga menjual kebutuhan yang lain seperti,
mie instan Indomie Goreng 5 bungkus dijual Rp.7.500,-,
Sirup ABC dijual Rp.12.000,-/botol, telor ayam dijual
Rp.17.000,-/Kg, Cabe Rawit Merah dijual Rp.30.000,-/Kg, Bawang
Putih dijual 32.000,-/Kg, Bawang Merah 19.000,-/Kg, dan kue
lebaran/roti dll, dan yang tidak kalah ramainya dan diserbu
warga adalah pakaian pantas pakai yang dijual dengan harga Rp.2.000,-
s.d Rp.3.000,-
“Pasar murah ini memang tidak merepresetasikan
seluruh wilayah di Kabupaten Madiun namun nantinya akan dilaksanakan secara
bergilir setiap tahunnya,” pungkas Bupati Madiun. (Gg)


Posting Komentar