Madiun –
Keberagaman budaya dan tempat wisata yang ada di Kabupaten Madiun terus
dieksplorasi dan dikirab agar masyarakat mengetahuinya, salah satunya melalui
Pawai Budaya dan Fun Trip. Kegiatan ini dibuka dan diberangkatkan langsung oleh
Bupati Madiun bersama-sama dengan Wakil Bupati, anggota Forkopimda dari
Alun-alun Kabupaten Madiun di Mejayan-Caruban untuk selanjutnya menelusuri
beberapa ruas jalan Mejayan-Caruban. Hadir pada kesempatan ini Ketua TP PKK
Kab. Madiun, Kepala OPD dan Camat se Kab. Madiun.
Dalam
sambutannya, Bupati Madiun, H. Muhtarom mengatakan bahwa kegiatan kirab budaya
ini bertujuan untuk menggali potensi budaya yang ada di Kabupaten Madiun. “Kali
Ini kegiatan yang kedua dan kedepan diupayakan akan lebih meriah lagi,”
ungkapnya.
Bukan hanya kirab budaya saja,
namun dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Madiun yang ke 449 tahun
2017 ini banyak sekali kegiatan yang akan digelar termasuk juga kegiatan
sepasma (Sepasar Ing Madiun) yang ada di Alun-alun Kab. Madiun ini. “Diupayakan
tahun depan dapat lebih meriah lagi,” tegasnya.
Dalam
kirab budaya ini, Kabupaten Madiun tidak hanya menampilkan kesenian dongkrek yang
selama ini sudah menjadi ikon Kabupaten Madiun, namun juga berbagai macam
kesenian daerah maupun Wonderful Madiun Carnival.
Kegiatan pawai budaya ini banyak
diikuti oleh anak-anak mulai tingkat SD, SMP SMA/SMK sehingga suasana menjadi
meriah. “Kita menyuguhkan berbagai macam seni dan budaya untuk masyarakat agar
mereka tahu bahwa di Kabupaten Madiun ini banyak sekali keberagaman namun
semuanya tetap guyub rukun,” tegasnya.
Turut mengiringi kirab Dongkrek
diadakan pula Wonderful Madiun Carnival yang diikuti oleh ratusan peserta Tidak
ketinggalan penampilan Didik Nini Thowok yang tampil memukau dihadapan ribuan
penonton. Diketahui, spasma tahun 2017 diisi dengan berbagai kegiatan seperti
tari kolosal nusantara, pameran lukisan, pameran bonsai, pameran hidroponik,
pameran fotografi, pameran wisata, fun trip, kompetisi hadrah, gebyar UMKM,
gebyar gapoktan dan lomba cipta menu, kirab budaya dan pariwisata. (Gg)
Posting Komentar