Pemkot Madiun Gelar Lomba Green And Clean Sebagai Wujud Peduli Lingkungan

Kota Madiun - Salah satu program dari Pemerintah Kota Madiun yang bersentuhan dengan lingkungan adalah Green And Clean. Untuk mewujudkan hal ini maka Pemerintah Kota Madiun mengadakan lomba di tingkat Kecamatan.
Lomba ini dimaksudkan untuk mewujudkan Kota Madiun yang bersih dan sehat di semua tingkat mulai dari tingkat Keluarga, Kelurahan, Kecamatan maupun Satker dan Swasta. Selain itu program Go Green and Clean ini adalah upaya mempertahankan Kota Madiun sebagai penyandang Adipura setiap tahun.
Saat ditemui dikantor Dinas Lingkungan Hidup, Agus Hariyanto, Kabid Penataan, Kualitas Lingkungan Hidup menjelaskan, program ini dilaksanakan agar masyarakat Kora Madiun menjadi terbiasa dengan hidup bersih dengan memperhatikan lingkungannya agar senantiasan hijau dan sehat. "Melalui program Green and Clean ini Pemerinrah Kota Madiun ingin menciptakan lingkungan yang hijau dan bersih," ujarnya.
Disatu sisi, Pemerintah Kota Madiun juga ingin menumbuh kembangkan rasa peduli terhadap lingkungan dengan jalan mengajak 1 orang untuk menanam 25 pohon dan memupuk rasa dan semangat gotong royong. "Ini juga merupakan program dari Bapak Walikota Madiun," lanjutnya.
Diketahui, lomba Green and Clean ini telah dilaksanakan di 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Taman, Kartoharjo dan Kecamatan Manguharjo ada enam indikator yang diperhatikan dalam penilaian tim. Indikator pertama adalah tertib administrasi kantor dengan nilai skor mencapai 10 persen. Hal-hal yang diperhatikan dalam indikator tersebut antara lain, tata kearsipan serta administrasi kelurahan, LPMK, dan PKK. 
Kemudian indikator kedua, penghijauan, keindahan, dan kebersihan kantor dengan nilai skor mencapai 10 persen. Lalu indikator ketiga penghijauan dan keindahan kawasan dengan nilai skor mencapai 30 persen. Hal-hal yang diperhatikan dalam indikator tersebut adalah penghijauan, keteduhan, dan keindahan taman.
Indikator keempat adalah partisipasi dengan nilai skor mencapai 40 persen. Hal-hal yang ditekankan dalam indikator partisipasi adalah partisipasi masyarakat, partisipasi lembaga kemasyarakatan, dan partisipasi swasta atau dunia usaha.
Indikator kelima yakni pengelolaan sampah dengan nilai skor mencapai 15 persen dan yang terakhir adalah indikator jambanisasi dengan nilai 5 persen.
Sementara, Dinas Lingkungan Hidup Kota Madiun menggandeng berbagai elemen seperti Camat beserta staffnya, LSM, Tokoh Masyarakat, Tim Akademisi, dan LPMK sebagai juri lomba Green and Clean dengan sistem penilaian silang karena sistem ini dianggap adil. "Jadi kecamatan satu menjadi juri di kecamatan yang lain sehingga tidak menimbulkan keberpihakan," ungkap Kabid Penataan, Kualitas Lingkungan Hidup.
Sedangkan untuk pemenang, setiap Kecamatan akan diambil juara Pertama, Kedua dan Ketiga serta Juara Harapan Satu, Dua dan Tiga. Pemenang akan diberikan hadiahsesuai dengan urutan pemenang yakni berupa tropy dan uang pembinaan sebagai perangsang agar kedepannya semua instansi lebih peduli terhadap kebersihan dan tetap menjaga kehijauan lingkungan masing-masing. "Pemenangnya akan kita lombakan ditingkat Kota Madiun yang nanti digelar pada Bulan Oktober mendatang," pungkas Agus Hariyanto. (Gg)


Related product you might see:

Share this product :

Posting Komentar

 
Radar Indonesia Eks Karesidenan Madiun. Telp. 081249410099
Support : PT. MEDIA RADAR INDONESIA
Copyright © 2014. Radar Indonesia
Template Edited by Radar Indonesia Eks Karesidenan Madiun
Telp/Message : 081249410099